Senin, 01 April 2013

life's an adventure (excitement is ours)


Selamat datang kembali, kawan-kawan!
Sebenarnya, postingan ini hanya cerita tentang seru-seruan kami waktu akhir pekan. Langsung saja, ini dia di bawah, postinganku.
Minggu, 17 Maret 2013.
Kami berangkat dari sekolah menuju salah satu desa yang jaraknya ± 11 km dari sekolah dengan menaiki bus sekolah. Pengalaman ini bisa jadi tak terlupakan. Apalagi berada di tengah-tengah keseruan yang kami buat, semua masalah seakan terlupakan. Apalagi saat kembali ke sekolah, bagiku saat ini lebih seru di bandingkan saat baru berangkat. Tak tahu mengapa, kami lebih bersemangat hanya saat pulang. Aapalagi ditambah dengan musik dangdut yang tak kalah seru, seperti: “Keong Racun” + “Tokek Belang” + “Kucing Garong”. Apalagi ditambah lagi dengan narsisnya teman-temanku. Bagiku, aku ingin memberi nama pengalaman kami ini “excitement is ours”.

Sekian cerita dari saya, Insya Allah postingan selanjutnya akan segera aku tampilkan. Terima kasih.

twin clothing

Pengalamanku kali ini membuatku menjadi linglung,
Langsung saja yah?

Pada pernikahan tante aku, kami sekeluarga besar mengenakan pakaian yang kembar. Saat itu, aku baru tahu kalau aku akan berkeluarga dengan orang yang mirip Fendy Cow yaitu adik dari suami tante aku yang baru nikah. Gayanya super keren. Apalagi gaya rambutnya yang menarik. Bukan hanya aku yang tertarik, tapi sepupuku yang seusia denganku juga tertarik.
Saat kakak itu mau manggil tante aku dari belakang, ternyata dia salah orang yang dipanggilnya itu adalah aku. Itulah resikonya jika memakai pakaian yang kembar dengan keluarga besar. Apalagi tante aku tingginya hampir sama dengan aku. Aku sempat gugup, tapi didalam hati aku berkata "mana mungkin dia manggil aku padahal aku dan dia kan belum kenal." Ternyata aku tidak salah. Dia cuma salah orang.

Itu dia cerita ku, jika ada yang mau coment, silahkan.

the funny feeling

Teman-teman, kembali lagi dengan postingan baruku.
Disini, aku mau berbagi cerita lagi tentang pengalamanku di malam selasa lalu, tepatnya tanggal 11 Maret 2013. Langsung saja, yah?
Saat itu, pamanku baru datang dari kampung. Terus, aku di suruh ke rumahnya untuk ngumpul sama keluarga dari kampung. Begitu sampai di sana, sebelum mataku tertuju ke hadapan sanak keluarga yang baru datang dari kampung, aku langsung melihat sosok pangeran yang duduk di sofa. Ew, lebaaayyyy deeeh,,,,,,.
Tapi, bener deh, dia itu ganteng+cakep banget. Nggak sampai mikir panjang, aku langsung tertarik dengannya. Tapi, aku sempat juga nanya ke paman aku kalau cowok itu namanya siapa? Maklum, usia paman aku Cuma beda 3 tahun denganku. So, masih agak muda dan masih bisa di ajak untuk curhat.
  http://renares.files.wordpress.com/2010/11/jilbab-kartun-31.jpg
Setelah itu, aku bilang kalau cowok itu ganteng banget di depan paman aku dan aku bilang kalau aku kagum dengannya. Trus, paman aku kaget, dan berkata “Hey, jangan ngawur kamu, masa sih kamu suka sama dia?” trus, aku jawab “Memangnya kenapa uncle? Salah? Nggak kan?”. Tiba-tiba, paman mukul pundak aku dan berkata dengan suara agak berbisik “Dia itu calon suami kakak paman, tante kamu. Jadi kamu nahan perasaan yah?” aku kaget banget dengan mendengar kata paman. Dan, waduhhhh kok aku bisa tertarik dengan calon suami tante aku sendiri sih? Nggak mungkin kan?
Teman-teman, itu cerita aku pada malam selasa yang membuatku kepikiran. Oh, iya, jangan lupa mampir lagi di blog ku yah?

embarrassed for that night

       Malam itu, aku lagi asyik main game. Saking asyiknya, aku nggak tau kalau hp aku baterainya udah low. Terpaksa aku harus stop main game. Ketika mau ngecas hp aku, mama manggil aku. Trus,,,, aku nyahut dan langsung pergi kehadapan mama.Ternyata aku disuruh untuk pergi ke rumah tante aku. Yah, untuk jadi anak yang berbakti, aku harus nurut kata mama. Akupun segera mengambil jaket kesayangan aku dan keluar rumah. Tapi,,,,,, aku nggak lupa juga loh untuk salam sama mama. Setelah itu, aku langsung naik ke atas motor. Dan di perjalanan, aku nggak tau kenapa aku bisa lewat jalan itu, padahal, jalur itu lebih jauh untuk di tempuh agar bisa ke rumah tante aku. Yah,,,,, daripada muter balik dan kelamaan, mendingan aku nerusin aja perjalanan ini.
Begitu sampai di lampu merah, nggak taunya aku bertemu dengan teman aku. Aduh, nggak tau nih, gimana sikap aku untuk bisa kelihatan akrab. Yah, sebelumnya sih, aku berpikir kalau baiknya aku yang nyapa duluan atau dia? Dan adanya, mata aku cuman cengar cengir ke bawah lagi. Yah, muka ragu gitu. Tapi,,,,,, saat aku mau nyapa duluan, eh dia terlanjur senyum duluan. Yah, aku balas senyum aja deh. Aduh, kali ini aku bener-bener salah tingkah. Setelah lampu merah udah berganti hijau, akupun langsung pergi ke arah rumah tante aku.

Kalau mau lihat pengalamanku yang selanjutnya, jangan lupa untuk sering-sering buka postingan ini. Insya Allah, postingan yang selanjutnya akan segera aku tampilkan. Terima kasih untuk yang membaca. :):):):)